Waduh Ama Ncawae! Wanita Ini Sebut ‘Orang Bima Kampungan’ Dipicu Video Joget di Zebra Cross

Pemilik akun Mega Bima, yang diduga melontarkan kata orang "Bima Kampungan".

PENAPOLITIKA.COM – Ungkapan bernada sombong dan sinis yang dilontarkan pemilik akun facebook diduga Mega Bima bernada ‘menghina’ dengan menyebut orang “Bima Kampungan” menuai protes. Wanita tersebut diingatkan untuk menjaga ucapannya meski kesal.

Diketahui, kekesalan pemilik akun Mega Bima tersebut bermula dari unggahan video dia di laman facebook miliknya, yang memperlihatkan seorang wanita berjoget di zebra cross pada 14 Juli lalu viral. Video tersebut oleh netizen dianggap tidak pantas karena mengganggu lalulintas.

Video berdurasi 3 menit 9 detik itu lantas diunggah ulang pemilik facebook lainnya di grup facebook Info Kejadian Bima. Salah satunya Suhardin Ahmad dan Ethnic Bima. Dalam video tersebut terlihat seorang wanita dengan menggunakan sarung khas Bima (tembe nggoli) sebagai bawahan dan kaos kuning serta mengapit tas hitam asyik berjoget di zebra cross. Videonya sendiri diambil pada malam hari.

Menanggapi video viralnya tersebut, Mega Bima lantas memberikan klarifikasi jika yang joget tersebut adalah kakak sepupunya, sementara dia yang mengambil videonya. “Bikin orang naik darah. Puihh (meludah). Yang di video bukan saya, tapi sepupu saya,” ucap pemilik Akun Mega Bima seperti dilihat penapolitika.com, Sabtu (17/7/2020).

Berikut tautan videonya: https://www.facebook.com/groups/2016708618378056

tangkapan layar video joget di zebra cross

Mega juga mengungkapkan kekesalannya atas teguran netizen. Dia juga mengaku tidak mempermasalahkan jika kemudian dilaporkan ke polisi. Karena dia sudah terbiasa menghadapi polisi sejak kecil. “Dikit-dikit diviralkan. Besok gwe yang goyang. Viralkan gwe. Bawa-bawa nama polisi lagi,” sambungnya.

“Neh depan rumah gwe neh. Dia tugasnya (polisi), bapak Gulam namanya. Dia tertawa-tertawa aja lihat videonya. Goyang di lampu merah tidak mempermasalahkan kok. Orang Bima aja yang kampungan itu. Suruh lapor itu polisi, saya akan hadapi itu polisi,” tutur sambil mengunyah makanan.

Dia lantas mengatakan akan goyang lagi di lampu merah. Dia akan menyamar, berdandan ala artis, berpakaian wah menggunakan high heels. Itu pun jika dia tidak sibuk, anaknya tidur biar dia ada waktu goyang di zebra cross. “Lapor sudah polisi. Lapor. Baru polisi. Siapa yang taku menghadapi polisi. Saya kan biasa menghadapi polisi,” imbuhnya.

Masih di video yang samanya, Mega mengaku tidak terima netizen “mencuri” videonya dan lantas mengunggahnya dengan narasi menyudutkan dirinya. Padahal kata Mega, masih banyak juga netizen yang terhibur dengan video yang menampilkan kakak sepupunya.

“Bagi netizen yang tidak suka, yang ambil video saya itu, saya doakan biar kena covid-19. Suruh datang polisi ke rumah saya. Apa yang salah dengan video saya,” tuturnya.[asa]

Exit mobile version