20 views 5 mins 0 comments

Trump Ancam Tarif 100% ke Kanada: Perang Dagang Baru di Tengah Ketegangan AS-China

In Ekonomi, Politik Internasional
January 25, 2026

Trump Ancaman Tarif 100% untuk Kanada Jika Bekerja Sama dengan China

Washington — Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengeluarkan ancaman keras kepada Kanada dengan menyatakan akan mengenakan tarif impor 100 persen terhadap semua barang asal Kanada yang masuk ke pasar AS apabila Ottawa meneruskan atau menandatangani kesepakatan perdagangan dengan China. Ancaman itu dilontarkan Trump melalui akun media sosial Truth Social pada 24 Januari 2026, seiring meningkatnya ketegangan hubungan antara Washington dan Ottawa.

Mengapa Ini Strategis di Panggung Geopolitik & Ekonomi

Langkah Trump bukan sekadar retorika proteksionis biasa, tetapi merupakan manuver geopolitik dan ekonomi dalam konteks persaingan AS-China yang makin tajam. Tariff 100 persen yang untuk negara lain biasanya hanya diterapkan dalam perang dagang intens menunjukkan bahwa AS siap menggunakan instrumen ekonomi paling ekstrem untuk mempertahankan dominasi perdagangan dan menekan sekutu yang memperluas hubungan dagang dengan rivalnya, yaitu China.

Siapa Aktor Utama & Apa Kepentingannya

Donald Trump / Pemerintah AS
Trump mengklaim bahwa hubungan dagang Kanada dengan China termasuk langkah memperluas kerja sama ekonomi berpotensi menjadikan Kanada sebagai “pelabuhan transit” barang China ke pasar AS, yang menurutnya akan melemahkan posisi ekonomi Amerika. Trump memperingatkan bahwa jika Kanada tetap mengejar keterlibatan dengan China, AS akan langsung mengenakan tarif 100 persen terhadap barang Kanada yang masuk ke Amerika.

Mark Carney / Pemerintah Kanada
Perdana Menteri Kanada Mark Carney muncul sebagai tokoh yang menerima ancaman tersebut, meskipun pemerintah Kanada membantah bahwa negaranya mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan China. Ottawa menjelaskan bahwa perundingan terbaru dengan Beijing hanya berkaitan dengan penyelesaian sejumlah isu tarif tertentu, tidak terkait kesepakatan dagang menyeluruh.

Respons Carney juga terlihat dalam dorongan kampanye untuk mendukung produk dalam negeri sebagai respons terhadap potensi dampak eksternal, dan seruan untuk fokus pada apa yang bisa dikendalikan oleh ekonomi Kanada di tengah tekanan luar.

China
Walaupun China tidak secara langsung disebut sebagai partisipan dalam ancaman tarif ini, negara itu merupakan faktor sentral dalam dinamika geopolitik yang memicu reaksi Trump. Hubungan yang lebih dekat antara Kanada dan China menjadi latar di balik amarah Presiden AS tersebut.

Konteks Sejarah : AS, Kanada, dan Dinamika Perang Dagang

Hubungan dagang AS dan Kanada selama berdekade-dekade dikenal sangat kuat; Kanada merupakan salah satu mitra dagang utama AS. Namun, di bawah Trump era modern, hubungan ini telah mengalami banyak gesekan, termasuk ancaman tarif dan perselisihan dalam berbagai isu ekonomi dan politik. Ancaman terbaru ini melanjutkan pola proteksionisme dan retorika “Amerika pertama” (America First) yang sejak awal masa jabatan Trump sering digunakan sebagai alat untuk memperkuat posisi ekonomi domestik AS.

Dalam konteks global, AS semakin agresif menggunakan tarif sebagai instrumen tekanan strategis di arena perdagangan internasional sebuah perkembangan yang tidak hanya berdampak pada Kanada, tetapi juga sekutu lain yang berusaha menavigasi antara tekanan AS dan peluang kerja sama dengan China.

Strategi, Dominasi, dan Sentimen Perlindungan

Ancaman Trump membawa sejumlah pesan strategis yang lebih luas:

  1. Menekan diversifikasi dagang Kanada: Dengan tarif ekstrem itu, Trump mencoba mencegah Kanada untuk memperluas hubungan dagangnya ke China, yang dianggap sebagai rival ekonomi utama AS. Ini mencerminkan kekhawatiran AS terhadap hilangnya pengaruh ekonomi atas sekutu tradisional.
  2. Isu dominasi pasar: Trump menuduh bahwa kerja sama Kanada-China bisa mengubah peta perdagangan global dan mengancam industri domestik AS. Pernyataan yang keras juga dipenuhi narasi bahwa China akan “melahap” ekonomi Kanada yang lebih menunjukkan retorika perlindungan daripada analisis ekonomi yang seimbang.
  3. Respon proteksionis ekstrem: Tarif 100 persen merupakan langkah yang jarang digunakan dalam kebijakan dagang normal karena berdampak besar terhadap hubungan bilateral. Ini menunjukkan bahwa ancaman itu bukan hanya soal perdagangan, tetapi juga alat tekanan politik terhadap lawan atau sekutu yang bergerak di luar batas yang ditetapkan AS.

Apa Artinya bagi Geopolitik & Perdagangan Global

Ancaman tarif ini berpotensi memperdalam ketegangan antara AS dan Kanada, serta menambah kompleksitas hubungan global dalam era persaingan AS-China. Kanada kini berada pada persimpangan: menjaga hubungan ekonomi yang sehat dengan China tanpa memicu konsekuensi keras dari AS.

Dampak jangka panjangnya bisa mencakup perubahan strategi dagang Kanada, peninjauan kembali hubungan dagang lintas Atlantik-Pasifik, serta penilaian ulang oleh negara lain yang menghadapi dilema serupa apakah tetap tunduk pada tekanan AS atau mengejar diversifikasi hubungan ekonomi dengan kekuatan besar lainnya.