19 views 5 mins 0 comments

Budi Djiwandono Tanggapi Isu Gabung Kabinet Prabowo: “Tanya Pak Utut”

In Politik, Kabinet
January 28, 2026

Budi Djiwandono Santai Menyikapi Isu Bergabung dengan Kabinet Presiden Prabowo

Jakarta — Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menanggapi isu yang mengatakan dirinya bakal bergabung ke jajaran kabinet Presiden Prabowo Subianto dengan jawaban santai dan meminta wartawan untuk menanyakannya langsung kepada Ketua Komisi I DPR Utut Adianto. Pernyataan itu muncul saat Budi ditemui di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026) menjawab spekulasi politis yang beredar dalam beberapa hari terakhir.

Kenapa Isu Ini Menjadi Sorotan Politik Publik

Isu bergabungnya anggota legislatif ke kabinet eksekutif selalu menjadi fenomena politik yang menarik perhatian karena mencerminkan pergerakan kekuasaan antar lembaga negara dan kemungkinan reshuffle kabinet oleh Presiden dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto. Rumor semacam ini kerap mencuat ketika ada kajian ulang struktur pemerintahan atau ketika elite politik tampak mendapatkan sinyal perubahan posisi dalam pemerintahan. Spekulasi ini tidak hanya berdampak pada citra politik individu, tetapi juga pada persepsi publik terkait dinamika kekuasaan saat ini di lingkaran pemerintahan Merah Putih.

Siapa Aktor & Apa Kepentingannya

Wakil Ketua Komisi I DPR RI
Budisatrio “Budi” Djiwandono hingga kini masih aktif menjalankan tugasnya sebagai pimpinan Komisi I DPR RI, yang membidangi pertahanan, luar negeri, dan komunikasi di Dewan Perwakilan Rakyat. Menanggapi kabar akan masuk ke kabinet, Budi memilih mengalihkan pertanyaan kembali kepada Utut Adianto karena pernyataan awal yang memantik rumor tersebut berasal dari Ketua Komisi I DPR itu. Budi menegaskan ia belum mendapatkan informasi resmi mengenai perubahan posisi ke eksekutif dan masih fokus pada tugas legislatifnya.

Ketua Komisi I DPR RI
Utut Adianto yang sebelumnya memberi celoteh kepada media dalam satu pertemuan resmi Komisi I DPR bahwa sosok di sebelah kanannya (Budi) “akan segera ke eksekutif” menjadi pemantik utama munculnya isu bergabungnya Budi ke jajaran pemerintahan Presiden Prabowo. Utut sendiri kemudian menjelaskan bahwa komentar tersebut merupakan gurauan, dan ia tidak memiliki informasi resmi terkait isu reshuffle kabinet tersebut.

Isu Reshuffle Kabinet Prabowo
Isu mengenai perombakan kabinet Kabinet Merah Putih terus menguat di sejumlah kanal berita dan media sosial, termasuk adanya spekulasi bahwa posisi strategis seperti Menteri Luar Negeri atau peran lain bisa mengalami perubahan dalam waktu dekat. Dalam spekulasi itu, nama Budi muncul sebagai salah satu kandidat potensial, namun pernyataan santai dari Budi dan klarifikasi Utut mencerminkan ketidakpastian dan rendahnya informasi resmi terkait isu reshuffle yang berkembang luas.

Mengapa Isu Kabinet Jadi Dinamis

Kabar tentang kemungkinan reshuffle kabinet bukan hal langka dalam pemerintahan, terutama dalam periode awal atau tengah masa jabatan presiden. Spekulasi semacam ini sering kali muncul ketika ada kebutuhan politik atau strategi pemerintahan untuk menata ulang kabinet demi tujuan efektifitas kebijakan, power sharing antar partai koalisi, atau memposisikan figur politik tertentu ke peran eksekutif. Di Indonesia, perombakan kabinet sering kali menjadi isu yang dipenuhi rumor sebelum ada konfirmasi resmi dari Istana.

Antara Rumor & Proses Politik Formal

Isu bergabungnya politisi legislatif seperti Budi Djiwandono ke kabinet menyoroti dua fenomena penting:

  1. Pergeseran Jabatan sebagai Bagian dari Taktik Politik:
    Dalam sistem pemerintahan presidensial, anggota legislatif yang berpindah ke kabinet bisa mencerminkan strategi partai dan koalisi politik, sekaligus respons terhadap dinamika politik internal pemerintahan. Namun tanpa konfirmasi resmi, semua kabar semacam ini tetap berada pada level spekulasi, bukan keputusan formal.
  2. Peran Media & Interpretasi Publik:
    Komentar spontan atau gurauan seperti yang disampaikan Utut dapat dipolitisasi oleh media atau publik sebagai petunjuk adanya perubahan besar, padahal komentar tersebut tidak mencerminkan informasi resmi dari Istana atau partai politik terkait. Ini memperlihatkan bagaimana narasi politik bisa berkembang cepat, terutama saat isu reshuffle kabinet menjadi bahan perbincangan.

Belum Ada Kepastian, Fokus pada Tugas DPR

Respons santai Budi Djiwandono terhadap isu bergabung ke kabinet Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa belum ada dasar resmi atau konfirmasi jelas mengenai keterlibatannya di pemerintahan eksekutif. Sampai ada pernyataan formal dari Istana atau pihak terkait, Budi dan elit legislatif lainnya tetap menjalankan tugas paripurna mereka di DPR. Situasi ini menjadi cermin realitas politik yang sering kali dipenuhi spekulasi di tengah ketidakpastian informasi resmi dari sumber eksekutif maupun partai politik.